Misteri Hilangnya Madeleine McCann

Misteri Hilangnya Madeleine McCann

Temuan terbaru dalam kasus hilangnya gadis kecil asal Inggris Madeleine McCann 14 tahun lalu. Madeleine Beth McCann lahir pada 12 Mei, menghilang pada malam hari tanggal 3 Mei 2007 dari tempat tidurnya. Di sebuah apartemen liburan di sebuah resor di Praia da Luz , di wilayah Algarve di Portugal.

Misteri Hilangnya Madeleine McCann

Madeleine sedang berlibur dari Inggris bersama orang tuanya, Kate dan Gerry McCann ke Portugal. Bersama saudara kembarnya yang berusia dua tahun, dan sekelompok teman keluarga dan anak-anak mereka. Hilangnya McCann memicu pencarian internasional, di mana poster-poster wajah gadis cilik itu dicetak di seluruh dunia.

Fakta Tentang Misteri Hilangnya Madeleine McCann

Sat itu Ia sedang tidur bersama dua adik kembarnya sedangkan orang tuanya sedang makan malam bersama teman-teman mereka di sebuah restoran.

Beberapa menit kemudian ibu Madeleine McCann masuk ke dalam kamar, dan menemukan Madeleine McCann sudah tidak ada di atas kasur. Sedangkan kedua saudara kembarnya masih tertidur lelap diatas kasur.

Setelah berjam-jam berkeliling hotel mencari hotel, akhirnya orangtua Madeleine McCann meminta pihak hotel untuk segera menghubungi kepolisian dan melaporkan berita kehilangan.

Hasil tes forensik terhadap jejak darah Maddie menunjukkan bocah perempuan 4 tahun itu telah tewas akibat overdosis pil tidur. Namun hingga saat ini mayat tubuh Madeleine McCann masih tidak ditemukan.

Fakta Tentang Misteri Hilangnya Madeleine McCann

Keanehan berdasarkan bukti yang ditemukan adanya bercak darah pada mobil Renault Scenic yang disewa orangtuanya. Selain itu ditemukan juga rambut di dalam mobil yang menunjukkan tubuh Maddie pernah berada di dalam mobil tersebut.

Namun pernyataan dari polisi Jerman mengatakan pelaku yang tinggal dekat Praira da Luz mengambil keputusan mendadak untuk membunuh McCann saat ia membobol masuk apartemen tempat anak itu tidur. Polisi Jerman memperlakukan kasus itu sebagai kasus pembunuhan.

Namun sebagian besar masyarakat percaya kalau hilangnya Madeleine McCann ada kaitannya dengan orang tua nya sendiri. Banyak orang curiga kalau Madeleine McCann tewas karena over dosis obat tidur yang diberikan oleh ibunya sendiri. Hingga sekarang kasus ini masih menjadi misteri dan masih belum terpecahkan.

Penembakan di McDonald’s California

Penembakan di McDonald’s California

18 Juli 1984 terjadi penembakan di restoran McDonal’s di San Ysidro, California. James Oliver Huberty merupakan pelaku yang membunuh sebanyak 21 orang dalam peristiwa tersebut, dan 19 lainnya terluka.

Insiden pembunuhan massal menghebohkan warga sekitar. Berdasarkan informasi yang sudah beredar, pada bulan Januari 1984, Huberty pindah ke San Ysidro bersama istri dan anaknya.

Penembakan di McDonald’s California

Ia di kota itu bekerja sebagai petugas keamanan, memang sumber penghasilan nya untuk menghidupi keluarga kecilnya dari profesi tersebut. Namun akhirnya ia dipecat karena ada permasalah dengan atasannya.

Penembakan Brutal di McDonald’s California, Amerika

Menurut United Press International, pembunuhan itu merupakan pembantaian terbesar oleh seorang pria bersenjata dalam satu hari sepanjang sejarah negara itu. Aksi ini berlangsung sekitar pukul 4 sore, dan berlangsung selama 30 menit.

Aksi ini dilakukan dalam motif karena merasa sangat sakit hati harus kehilangan pekerjaan dan tidak terima dipecat dengan tidak baik. Senjata yang digunakan Huberty merupakan senapan semi-otomatis, senapan, dan pistol.

Huberty menembaki orang-orang di lantai dan tanpa pandang bulu pada orang dewasa dan anak-anak di luar restoran. Pembantaian itu menewaskan pelanggan McDonald’s, beberapa di antaranya anak-anak dan ada juga sejumlah karyawan.

San Ysidro McDonald's massacre

United Press International mengatakan pemeriksaan awal terhadap catatannya menunjukkan bahwa pembunuhan itu merupakan pembantaian terbesar oleh seorang pria bersenjata dalam satu hari sepanjang sejarah negara itu.

Pelaku sendiri tewas setelah tertembak di dada oleh polisi yang melakukan pengepungan di gerai restoran. Tindakan ini terpaksa diambil untuk mehentikan tindakan kriminal yang telah menembak sebanyak 21 orang disana.

Ketika seorang karyawan mengangkat telepon untuk memanggil polisi, pria bersenjata itu mulai menembaki orang-orang di lantai. Dia bahkan menembaki sebuah truk pemadam kebakaran yang mencoba menghentikan aksinya. Seorang pemadam kebakaran terserempet peluru.

Anak-anak di atas sepeda bahkan ditembak mati ketika mereka mencoba untuk naik ke tempat yang aman. Huberty terlihat oleh para saksi mata, menembak ke segala arah secara membabi buta.

Huberty diketahui memiliki riwayat gangguan kesehatan mental. Pada saat tinggal di Ohio dia juga kehilangan pekerjaannya. Sebulan sebelum pembantaian, istrinya mengatakan bahwa Huberty sempat menghubungi klinik kesehatan mental untuk membuat janji konseling.