Kasus Penembakan TNI di Jatinegara Indonesia

Kasus Penembakan TNI di Jatinegara Indonesia – Indonesia merupakan salah satu negara hukum yang dimana terdapat banyak sekali kejadian ataupun kasus kasus yang sebenarnya tidak terjadi.

Namun untuk salah satu kejadian yang terjadi di Kota Jatinegara, Jakarta ini merupakan sebuah kasus yang cukup besar dikarenakan terjadi penembakan yang menewaskan anggota TNI AD dengan tersangka yang juga seorang TNI AU.

Kasus Penembakan TNI di Jatinegara Indonesia

Kasus Penembakan TNI di Jatinegara Indonesia

Kejadian peristiwa penembakan ini diungkapkan terjadi di Jatinegara, Jakarta adalah kejadian yang diakibatkan oleh murni perbuatan dari Pelaku Serda JD yang masih dalam pengaruh alkohol atau sedang mabuk. Menurut Kapendam Jaya Koloner Kritomei Sianturi bahwa sat ini dia masih melakukan investigasi lebih lanjut mengenai kejadian ini.

Untuk korbannya sendiri bernama Letkol DOno Kuspiyanto merupakan seorang TNI AD yang menderita luka parah dan tewas dikarenakan terdapat dua tembakan di bagian pelipis dan juga bagian punggung sampai menembus perut. Memang untuk hal ini sendiri pun diungkapkan bahwa korban dan pelaku sama sekali tak mengenal.

Kasus Penembakan TNI di Jatinegara Indonesia

Kejadian ini pun terjadi pada saat malam natal tahun 2018 lalu yang disampaikan dari laporan di hari natal kepada pihak polisi. Laporan tersebut terdapat pada jam 22.30 mengenai mobil yang mesinnya masih hidup dan pengendara yang terluka parah. Setelah dilakukan pengecekkan bahwa pengendasra mobil adalah anggota TNI yang kondisinya telah tergeletak.

Dan dari pihak kepolisian kemudian melakukan konfirmasi dengan pihak TNI di pukul 23.00 yang dimana kemudian membentuk satuan dari tm gabungan untuk melakukan penyelidikan mengenai siapa orang yang melakukan tindakan penembakan tersebut. Itu pun dilakukan pengecekkan mulai dari temuan mobil dinas TNI dan juga barang bukti peluru.

Dan tak disangka kan lagi adanya CCTV turut membantu pihak polisi untuk menemukan pelaku dan sebagai petunjuk menemukan tersangka yang menembak anggota TNI AD ini. Disamping itu juga terdapat dua orang saksi mata yang dimintai keterangan dan juga memberikan petunjuk dan kesaksisan bahwa pelaku adalah anggota TNI.

Sehingga tepat di jam 4 pagi dari tim gabungan tersebut telah dapat dan sukses menangkap pelaku dengan inisial JR yang merupakan sosok SERDA AU yang ditangkap oleh petugas dalam keadaan mabuk.